Museum di Jakarta Barat

Destinasi obyek wisata di Jakarta Barat sangat beragam. Tidak hanya mall saja yang terkenal disana, tapi juga bermacam-macam obyek wisata menarik yang dapat kamu kunjungi bersama dengan keluarga atau kerabat tuk mengisi waktu berlibur kamu. Sebagai kota dengan sarat akan sejarah, Jakarta Barat mempunyai cukup banyak obyek wisata yang memiliki nilai sejarah dan tentunya bisa menambah pengetahuan sejarah dan menggugah kesadaran kita semya sebagai warga bangsa Indonesia.

Kamu bisa mengajak putra-putri untuk mengunjungi tempat-tempat wisata sejarah, supaya mereka bisa belajar menghormati perjuangan bangsa. Nah, jika kamu sedang berlibur, jangan lupa berkunjung ke beberapa obyek wisata di Jakarta Barat ini:

Museum Arsip Nasional

Museum Arsip Nasional adalah sebuah gedung yang dahulu digunakan menjadi gudang arsip oleh pemerintahan Hindia Belanda alias Indonesia. Gedung ini pernah dijual pada Belanda di tahun 1900 tuk mencegah permasalahan. Akhirnya gedung yang berada di Jln. Gajah Mada ini dipergunakan sebagai museum arsip nasional. Didalam museum itu kamu bisa memandang kumpulan bermacam-macam arsip penting dan amat bersejarah.

Museum Wayang

Museum Wayang dapat jadi salah satu wisata menarik yang musti kamu kunjungi setiap kali berlibur ke Jakarta Barat. Museum ini berada di wilayah kota tua Jakarta, cocoknya di Jln. Pintu Besar Jakarta Barat. Saat zaman dulu, museum ini ialah gereja Belanda yang dibangun di tahun 1640. Didalam Museum Wayang, kamu boleh melihat bermacam-macam koleksi wayang dari segala daerah dari tanah air, paling tidak ada tidak kurang dari 5.148 wayang disana.

Museum Keramik dan Seni Rupa

Jika kamu berminat dengan karya seni, kamu musti berkunjung ke Museum Keramik dan Seni Rupa yang berada di wisata Kota Tua. Di museum itu kamu bisa menemukan kira-kira 500 karya seni, semacam patung, karya lukis, dan bermacam-macam karya lainnya dari segala daerah nusantara dan mancanegara. Tidak hanya karya seni, kamu pula bisa melihat bervariasi kerajinan yang diproduksi dari keramik. Didalam museum yang sudah berdiri sejak 1870 sekurang-kurangnya ada 8500 karya seni dan kerajinan keramik.

Museum of Bank Mandiri

Museum of Bank Mandiri awalnya ialah satu kantor yang dibangun tahun 1929 dan berada di Nederlandsche Handel-Maatschappij, Hindia Timur. Kantor itu mengalami banyak sekali alih fungsi dari masa ke masa. Saat tahun 1960, kantor itu digunakan menjadi Kantor Bank Koperasi Tani dan Nelayan.

Datang zaman kemerdekaan RI, kantor ini lalu beralih fungsi lagi jadi kantor Bank Negara Indonesia II, kemudian berganti sebagai Bank Exim dan belakangan menjadi museum Bank Mandiri. Museum itu ada di Jln. Lapangan Stasiun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.