Lima Alasan Chelsea Kesusahan di Kompetisi Musim Ini

Lima Alasan Chelsea Kesusahan di Kompetisi Musim Ini

Lima Alasan Chelsea Kesusahan di Kompetisi Musim Ini – Sehabis sukses jadi jawara Premier League di kompetisi musim yang lalu, Chelsea diharapkan dapat mempertahankan trofinya. Tapi, hingga sejauh ini The Blues malah terlihat kesusahan melaksanakan hal itu.

Tim asuhan Antonio Conte saat ini menduduki peringkat ke-3 & telah ketinggalan 15 angka dr sang pemuncak klasemen, Manchester City. Malah, saat ini City yg dijagokan sebagai kampiun pd akhir kampanye musim ini, bila menyaksikan performa sensasional mereka selama ini.

Menyaksikan Chelsea tidak dapat berkompetisi dgn City, pastinya ada yng tidak benar dg mereka. Dibawah ini 5 argumen kenapa Chelsea menderita di kompetisi musim ini, sebagaimana menurut Sportskeeda.

Saga Diego Costa – Tidak disangsikan lagi bila Costa bertindak penting didalam menghantarkan kembali gelar Premier League menuju Stamford Bridge usai menggeluti kampanye musim yng tidak bagus sebelumnya. Ada sejumlah momen ketika ia seorang diri mengkonversi hasil imbang serta kalah jadi 3 angka untuk Chelsea.

Tim & pendukung bakal kerap mempunyai kenangan Bagus dengan sang penyerang tapi seluruhnya terkoyak sebab kelakuan keras kepalanya dg dewan klubsupaya dapat balik ke Spanyol.

Semua berawal saat bursa transfer Januari kala pertikaian antara Conte serta Costa timbul lantaran sang ujung tombak mau hijrah ke Tiongkok. Dan semenjak saat itu, jalinan mereka udah tak harmonis lagi.

Conte telah nggak memerlukan Costa dan dia mengungkapkan itu pada Costa melalui pesan SMS. Namun cara Costa menangani kondisi agar mampu hengkang juga tak baik. Akibatnya, Chelsea kehilangan penyerang dahsyat & mendapatkan penilaian jelek dr media.

Bursa Transfer Musim Panas Yang Buruk – Fans Chelsea terbilang ingat jika tim amat sedikit ataupun nggak ada pergerakan di dalam bursa transfer, sedang saingan yang ada di seluruh dunia menjalankan penandatanganan yang seketika dan menentukan.

Usai Costa dibuang, kesebelasan mencari penerus yang dapat diandalkan tuk meleaderi sektor serang. Romelu Lukaku rasa-rasanya dikodratkan buat datang lagi menuju ke tim sehabis main mengagumkan di Everton. Tetapi, punggawa yang berasal dari Belgia tersebut malahan mengambil keputusan tuk hijrah menuju Old Trafford.

Jual Matic menuju ke MU – Walaupun Chelsea tidak berhasil memboyong pesepakbola yang diharapkan Conte, mereka buang-buang beberapa uang buat menandatangani bakat yang bagus semacam Morata, Bakayoko serta Rudiger.

Sebuah transfer yg sangat buruk Chelsea ialah perpindahan Nemanja Matic menuju Manchester United. Usai menonton kehadiran Bakayoko bakalan jadi penghujung dari masanya di Chelsea, Matic memiliki rencana untuk kembali bersepakat dgn boss favoritnya, Jose Mourinho.

Pilihan Chelsea membebaskan Matic berakibat fatal sebab mereka bersamaan juga menguatkan sang musuh langsung.

Cedera dan Pelapis di Bawah Standar – Chelsea bisa mendapat tropi kompetisi musim kemarin dan tak berlaga di Liga Champions memainkan fungsi besar didalamnya. Antonio Conte mampu menurunkan punggawa yang serupa setiap pekan dan ia memiliki sejumlah waktu tuk membuat team menyesuaikan diri dgn strateginya.

Di laga pembuka musim vs Burnley kampanye musim ini, Gary Cahill & Cesc Fabregas mendapatkan kartu merah. Al hasil, kehilangan 3 poin serta 2 pesepakbola inti memengaruhi kesebelasan lantaran Eden Hazard udah keluar karena masuk ruang perawatan & membutuhkan waktu buat sembuh.

Morata nggak dapat bermain menjadi starter tuk sementara sebab dirinya musti menyesuaikan diri dg permainan2 fisik di liga. & Michy Batshuayi tidak mampu menggunakan waktu itu buat memperlihatkan diri pada saat diturunkan oleh Conte.

Cedera yng dialami Kante dan Victor Moses menghalangi dinamika seluruh team hingga kesebelasan terpaksa memasang Fabregas di lapangan tengah dg Bakayoko. Davide Zappacosta, usai perform istimewa di Sepak bola liga Champions bertahap memudar serta memperlihatkan Kenapa dirinya bukanlah pilihan pertama buat Conte.

Punggawa Tampil Buruk – Saat Chelsea terkesan bermain dengan jalan yang berbeda jauh dari ketika mereka menang trofi beberapa bulan kemarin, ini menampilkan jika para punggawa belum memberikan yg yang paling baik didalam strategi yang mirip.

Marcos Alonso tampak lelah & dapat terbukti di dalam partai melawan Liverpool kala Mohamed Salah membuatnya mati kutu. Performa David Luiz, Gary Cahill dan Rudiger mendaki serta Victor Moses belum lama kembali dr cedera.

Leave a Reply

Your email address will not be published.