Cari Jodoh Yuk di Situs Telaga Bidadari

Telaga itu namakan Telaga Bidadari. Telaga yang jadi salah satu obyek wisata unggulanĀ utama Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini berada di Desa Telaga Bidadari, Sungai Raya, Pontianak cuma berjarak 6 kilometer saja dari ibukota kabupaten Kandangan. Sepintas, tak ada yang istimewa dari telaga ini. Apalagi setelah pihak pemerintah menyemen telaga itu agar airnya tak surut yang menjadikan suasana alami telaga jadi sedikit hilang. Akan tetapi uniknya, banyak orang yang berkunjung di Telaga Bidadari. Mereka datang dari berbagai kalangan usia ataupun latar belakang berbeda-beda.

Rupanya, berdasarkan penuturan cerita penduduk disana, Telaga Bidadari dipercaya bisa memudahkan orang mendapat jodoh. Itulah mengapa setiap hari banyak saja orang-orang yang datang ke telaga ini pada maksud supaya enteng jodoh. Kepercayaan ini tak lepas dari legenda yang tumbuh tentang telaga ini. Konon, yang telah lampau, telaga ini kerap dipakai mandi oleh para bidadari. Di suatu ketika saat bidadari tersebut sedang mandi, seorang pemuda setempat dikenal dengan nama Awang Sukma datang ke telaga itu. Mirip seperti kisah legenda Jaka Tarub di Jawa Tengah, si pemuda menyembunyikan selendang salah seorang bidadari yang memiliki nama Puteri Bungsu hingga ia tak bisa pulang ke kahyangan dengan kakak-kakaknya yang bidadari juga. Singkat cerita, bidadari itu pun akhirnya dinikahi Awang Sukma sampai melahirkan seorang puteri dinamakan dengan Kumalasari.

Suatu hari, saat Awang Sukma lagi tertidur lelap, ada seekor ayam hitam mendarat di atas lumbung padi punyanya. Saat akan mengusir ayam hitam itu, Puteri Bungsu tak sengaja melihat bumbung didalam lumbung padi. Ingin tahu, sang puteri pun membukanya dan tak dinyana rupa-rupanya didalamnya ada selendangnya dahulu yang ia kira hilang saat mandi di telaga ini. Sang puteri pun kemudian memutuskan tuk pulang lagi ke kahyangan meninggalkan suami serta puterinya. Sejak itu Awang Sukma melarang anak keturunannya pelihara ayam hitam di desa itu. Cerita pernikahan Awang Sukma pada bidadari amat kuat berakar di Desa Telaga Bidadari. Kabarnya, itu sebabnya kenapa wanita di desa ini cantik-cantik dan putih hingga sering dinikahi penduduk dari desa lainnya. Kepercayaan mandi di Telaga Bidadari bakal membuat enteng jodoh masih selalu bertahan sampai sekarang. Ada satu bangunan khusus di seberang telaga lokasi orang-orang yang mendapat jodoh dimandikan. Pemerintah setempat cermat melihat peluang ini dan membuat telaga ini selaku obyek wisata dengan mendirikan sejumlah infrastruktur untuk memberi fasilitas kepada para wisatawan yang berendam di Telaga Bidadari.

Leave a Reply

Your email address will not be published.