5 Transfer Pesepakbola Top yang Pernah Gagal

5 Transfer Pesepakbola Top yang Pernah Gagal

5 Transfer Pesepakbola Top yang Pernah Gagal – Bursa transfer di Eropa tengah berlangsung sangat seru. Sejumlah klub yang telah memperoleh pesepakbola targetnya serta ada beberapa yang hijrah dengan tarif mahal. Di luar keberhasilan mendatangkan pesepakbola baru, terdapat juga klub yang sudah gagal memperoleh pesepakbola targetnya. Kegagalan ini sepertinya bisa dipicu lantaran beberapa macam faktor. Berikut ini 5 transfer gagal yang populer:

Emmanuel Adebayor (Ke: Aston Villa) – Pada musim panas 2015, Tottenham berniat melepaskan Adebayor demi mengurangi beban gajinya. Aston Villa datang dan pesepakbola Togo itu sudah siap gabung bersama dengan bekas pelatihnyadi Tim Sherwood di Villa Park. Tetapi, usai melakukan tes medis, Adebayor minta nasehat kepada seorang pastur menyangkut kepindahannya itu. Ternyata, sang pastur memintanya agar tidak hijrah dan bekas striker Manchester City itu menganggapnya sebagai kehendak Tuhan.

David De Gea (Ke: Real Madrid) – Sejak kepergian Iker Casillas, Real Madrid kerap dihubungkan dengan kiper MU David De Gea. Berita tersebut kemudian dekat dengan kebenaran pada musim panas 2015. Beberapa waktu menjelang bursa transfer ditutup, MU dan Real Madrid mencapai kata sepakat untuk menukar De Gea dengan Keylor Navas. Tetapi, pada akhirnya pemindahan itu batal sebab masalah keterlambatan dokumen karena mesin fax.

Robinho (Ke: Chelsea) – Saat berlaga untuk Real Madrid Robinho berniat meninggalkan klub pada 2008. Los Blancos berniat menjualnya ke Chelsea dan tahap-tahap tawar menawar pun dimulai. Robinho pada akhirnya hijrah ke Inggris tahun itu namun, bukan ke Chelsea tetapi Manchester City. Pesepakbola Brasil itu rupanya tidak jadi datang ke Stamford Bridge hal itu disebabkan lantaran Madrid tidak suka Chelsea menjual jersey Robinho sebelum kesepakatan tercapai.

Willian (Ke: Chelsea) – Willian bisa disebut sebagai salah satu pemain Chelsea yang performanya sangat konsisten selama beberapa tahun terakhir. Tetapi, pesepakbola Brasil itu telah bertanding untuk Tottenham jika tidak ada campur tangandari Roman Abramovich. Pasca menyelesaikan tes medisnya di Spurs, Willian cukup tinggal selangkah lagi bermukim di White Hart Lane. Tetapi, Abramovich tiba-tiba menghubungi pemilik klub Anzhi Makhachkala, Suleiman Kerimov, untuk membuat perjanjian. Willian akhirnya menjadi pemain Chelsea hingga menjadikan Spurs benar-benar marah.

Robert Lewandowski (Ke: Blackburn) – Pada 2010, Lewandowski memiliki peluang bermain bersama dengan Blackburn yang saat itu ditangani oleh Sam Allardyce. Lewandowski juga direkrut ke Inggris dengan keinginan dapat menyelesaikan tahap-tahap pemindahan. Akan tetapi, penerbangan ke Inggris dicancel sebab gunung berapi Eyjafjallajokull di Islandia erupsi. Pesepakbola berdarah Polandia itu akhirnya menjalin perjanjian dengan Borussia Dortmund dan maju cepat di sana. Sekarang, bersama dengan Bayern Munchen, dia menjadi striker subur Eropa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.